MENYOAL PANGILAN “BRO” DAN “SIST”!




"Apa kabar bro?"

"Ya ampun, saudari ini, dia melakukan lebih banyak!"

Kata " kakak " dan " kista " kini sudah lumrah. Semua orang tahu itu singkatan dari "Saudara" dan "Adik". Teman, termasuk orang asing, menggunakan kata ini untuk memanggil, sehingga menjadi semacam sapaan. Namun, perlu dicatat bahwa kita harus berhati-hati untuk tidak berpaling kepada orang-orang yang tidak percaya karena kita sama sekali tidak bersaudara dengan mereka. Ini juga menunjukkan kepada kita Al-Wala [kesetiaan] dan Al-Bara [kesetiaan] sebagai Muslim.

Hal ini jelas karena yang berhak mengatakan saudara adalah saudara muslim.

Allah berfirman (tafsir artinya):

ال

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara” [QS. Al-Hujurat: 10]


Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) mengatakan:

الل المسلم

“Seorang Muslim adalah saudara Muslim lainnya [HR. Orang yg beragama Islam].

Dan kami telah diperintahkan untuk memisahkan [al-Bara] dari orang-orang kafir.

Allah berfirman (tafsir artinya):

لاّ اً اللّهِ الْيرَدْ الایکٹروخِرِ اللّه ل ال

“Kamu tidak akan menemukan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir dan saling mencintai terhadap orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, baik ayah, anak, atau saudara. Atau keluarganya ” [QS. Al-Mu'allah: 22] [1]

Syekh Bakr Abu Zayd rahimahullah ditanya:

- للمرضة الكافرة :

"Ada yang Memanggil Perawat yang Tidak Percaya 'Kakak'

dia menjawab,

Syekh Allah

(Kata bahasa Inggris الأخت} انتر النداء ا المستشفيات

ا لمسلم لحية ل لمرضة افرة افرة {ا
SEBUAH.

Lafadz ini artinya 'kakak' dalam bahasa inggris dan julukan ini sudah dikenal oleh para perawat di berbagai rumah sakit. Khususnya bagi seorang wanita mukmin, bagi seorang muslim untuk memanggil perawat non muslim dan memotong kemaluannya dan memanggilnya 'kakak' yang artinya " milikku. saudari ". [Sumber: http://www.waraqat.net/4411/ ]

Dan kerabat pagan?

Jika ada hubungan keluarga, kita bisa menyebutnya 'saudara'. Sebagaimana firman Allah Ta'ala,

Tuhan bukan untukmu

“Dan (Kami mengutus) kaum 'Ad dan saudaranya Hud.” Jadi kenapa kamu tidak takut padanya? [QS Al-Araf: 65]

Syekh Muhammad Rasyid Rida Rahimaullah menjelaskan:

Bagi kami garis keturunan yang paling penting adalah jenis kelamin orang Arab. Untuk agama ras nasional. Ayat malam untuk orang kafir terdekat

"Artinya, kami mengirim komunitas 'Ad' kepada saudara-saudara mereka di jalur yang sama, seperti yang dikatakan suku gay di Ikhwan, 'hai saudara-saudara Arab.' Agama juga memiliki persaudaraan seperti Suku atau wilayah ini dan ayat tersebut menunjukkan bahwa diperbolehkan untuk merujuk kerabat dekat Anda atau orang yang tidak beriman seperti Anda [Tafsirul Manar 8/441, Al-Hayah Al-Misriya, Shamilah]

Terakhir, perhatikan kata-kata Al-Qurtubi Rahimaullah:

orang percaya "

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara, yaitu persaudaraan dalam agama dan kehormatan, bukan dalam garis keturunan. Inilah sebabnya dikatakan: "Persaudaraan atas dasar agama lebih dekat daripada persaudaraan atas dasar kekeluargaan." Karena persaudaraan atas dasar kekerabatan dapat diputus oleh perbedaan agama, tetapi persaudaraan berdasarkan agama tidak akan putus hanya oleh perbedaan keturunan”. [Al-Jami 'Lihkamil Quran 16/322-323, Darul Qutub Al-Misriyah, cet. II, Samila].



_________
Catatan:
[1] Perhatikan bahwa ayat di atas tidak berarti bahwa kita tidak akan berbuat baik kepada orang-orang kafir, melainkan bahwa kita harus berlaku adil kepada orang-orang kafir. Seperti firman Allah Ta'ala,

لاَ اكُمُ اللّهُ الّذِين Tera limarisak.

“Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang yang tidak memerangi kamu karena agama dan tidak mengusir kamu (bahkan) dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”. [QS. Al-Mumtahanah: 8].


Sumber: http://muslimafiyah.com/jangan-semampangan-panggil-bro-dan-sist.html

Comments

Popular Posts